Sepatoe Katja Fairy Tale

love learn cultures and languages. like to speak Japanese and Korean but i'm not that freak. passionate to speak some different languages. wanna go through this quirky world. take some pictures of them. starting to know some people from making friends through penpal. crazy fan of chocolate. fond of culinary and marriage celebration thingy. enjoy playing instruments with singing. really love trance, dancepop, and electro. wanna have a wonderful orphanage. a international relations student who probably not into it. i'm such an optimist creature. spain-italy. wanna be a kindergarten teacher, a cinema actress, a diplomat, or the wife's! have a huge dream of the unpredictable future: i'm a dreamer & a wanderlust. i love God and i'll try to love HIM more. and i'll live abroad someday.
Instagram : putrisabatina
Recent Tweets @

Lagu ini ngingetin waktu mau UAS jaman SD atau awal-awal SMP gitu deh. Jaman Prambors lagunya masih enak-enak. Seakan dewasa sebelum waktunya ya denger ini waktu SD. Artinya pun nggak ngerti sampe sekarang.

Nah kayak lagu Kahitna nih.

Mungkin gue terlalu terobsesi traveling, sampe-sampe gue mimpi aneh soal itu tadi malem. Gue sampe mimpi 2x akibat semacam jet lag (padahal my body is not delicious).

Ceritanya gue ke Bali, tapi sampe bandara anehnya gue nekat ga beli tiket pesawat. Tapi gue bisa lolos boarding, bahkan sampe naik pesawatnya. Koper gue langsung dikasih name tag yang tulisannya seat gue di korsi roda, #amitamit dan anehnya nggak cuma gue yg ditulisin duduk di korsi roda (mungkin biar lebih fleksibel ya turun pesawatnya). Lebih hebatnya lagi gue naik flight kode GA (Garuda Indonesia), yang mungkin harusnya burung garuda beneran yang gue naikin. Begitu sampe di pesawat, gue beneran naik GA, dan duduk di kursi biasa.

Mimpi kedua adalah gue mimpi naik angkot warna ijo di Singapur. Entah jurusan Ledeng, trus gue baca jurusan Orchard apa gimana. Terus gue di dalem angkot ketemu orang Melayu, trus gue nanya “where is money changer?” Begonya tu orang nggak ngerti. Ini Melayu mana sih, cuma ditanyain money changer aja gatau. Melayu Nugini kali. Gue sampe pake bahasa isyarat, mungkin gara-gara nonton “Ayah mengapa aku berbeda” di RCTI OKAY. Tiba-tiba tu angkot melayu ke Changi Airport. Ya mboh habis itu aku tangi dibangunin mamake.

Oh! Masih berapa bulan lagi ya aku jalan-jalan kayak September laluuu. Uuuuu! <3

2 hari yang lalu gue memutuskan untuk nggak kerja part-time di kafe itu lagi, ada suatu alasan utama dan beberapa alasan pendukung yang mungkin akan gue ceritakan di suatu hari yang nggak jelas kapan, sampe gue kelupaan mungkin. Yang jelas ada pelajaran buat gue, tamparan ala sinetron buat orang-orang terkait.

Juga pecahan gelas gelas kaca ala Nia Daniati.

Pusing banget ya liat facebook alay. Yang namanya entah pinjem nama tetangga, atau majikannya. Gue nggak ngerti nama siapa yang susah dibaca kayak gitu. Mungkin karena gue kenal orangnya, rasanya gue pengen cepet-cepet buka facebook gue aja dan… ampuni mereka ya Tuhan, ampuni apa yang mereka perbuat.

Menulis sebagian dari skripsi aja bikin mata sakit, apalagi bab 1-4, footnote belum termasuk. Aduh, mau silindris berapa lagi coba? Butuh dokter mata di samping saya #modus

Beginilah mahasiswa semi tingkat akhir. Apalagi pembuatan bab 1 digalaukan oleh tiket KLM Jakarta-Barcelona PP cuma 10 juta. Kesel, tapi nggak punya duit rasanya pengen hand-stand.

Semoga habis seminar ini, gue nggak lagi ganti-ganti topik. Habis ngobrol sana-sini yang ada malah bikin bete dan galau. Yah seandainya saja saya bisa meramal masa depan, maka topik sudah di tangan. Saya bukan Mama Lauren.

Sekarang ini saya sedang berada di kosan Gratia Wirata Laksmi Sidabutar yang sangat baik memberikan tumpangan, di saat doi sedang ngAIESEC mending saya tinggali aja, siapa tahu berguna membantu seminar juga yah ibu.

SECRET of the day

(via jesusiwillfollowyou)

Kebanggaan dan kebahagiaan Indonesia sekali ya

theaviationwriter:

PHOTO: Garuda Indonesia received its first Boeing 777-300ER aircraft yesterday! Image from delivery flight & more details here: http://goo.gl/RDKb9

Nah ini lebih menggelegar lagi.

image


Cuma modal duit 80 ribu rupiah beli buku The Journeys 3, akhirnya saya bisa memenangkan tiket 4 juta pake Tigerair ke mana aja. Pernah membayangkan? CETAR sodara-sodara. Pertama kali baca pengumumannya sampe pusing kayak waktu pacar bilang, “gimana kalo kita putus aja?” Jadi, menerima kabar buruk dan baik itu menimbulkan efek yang sama!

Setelah itu, mau diapakan tiketnya? Tadinya dapat dua pilihan, “mau tiket JKT-HK-JKT atau 4 juta?” awalnya pilih yang Hongkong, tapi setelah dipikir-pikir kalau 4 juta kan bisa ke Hongkong, atau kalau berubah pikiran bisa ke Vanuatu (Jkt-Manila-Guam-Hawaii-Borabora-Vanuatu). Akhirnya gue pilih yang 4 juta.

Oh iya, FYI waktu gue pertama kali denger berita itu, gue langsung lari ke kamar, kunci, terus teriak-teriak sambil loncat indah. Impian saya tercapai ibu-ibu! :D Ucapan terimakasih diberikan kepada :

1. Tuhan Yesus tercinta! Akhirnya aku dapet tiket gratis yang nggak akan pernah aku lupain seumur hidup. Emang Babeh satu ini ciamik! AILOPYU PULL! <3

2. Bapake yang udah minjemin rekeningnya buat ngirim duit ke Mas Kenny Kartupos.

3. Mamake dan bapake yang udah ngasih uang jajan.

4. Mas Kenny Santana yang udah ngasih tiketnya juga. Juga buat GagasMedia yaa.

5. Gak lupa Tigerair yang ngasih penerbangan gretong! Ailopyu!

SENENG BANGET YAOWOHHHH!!!

Beberapa hari yang lalu, gue jadi panitia di sebuah event di Hotel Preanger (yang suka ketuker sama hotel-hotel yang depannya “P” di sekitarnya). Ternyata hotelnya lebih bagus dibanding yang gue kira. Lantai 2-nya kayak bandara soalnya ada eskalator #apacoba Yang anehnya setiap gue naik eskalator, jadi selalu berdiri di sebelah kiri kalau mau leha-leha. #singstyle

Nah, tak sengaja gue menemukan museum. Gue pikir museumnya lumayan gede, taunya seupil aja nggak sampe. Tapiii untungnya bersih dan kekinian. Sebagai penggemar museum, tentu aja nggak lupa untuk foto-foto dan waktu ke sana gue sendirian loh! Di ruangan itu nggak ada siapa-siapa selain aku dan foto Charlie Chaplin, yang cenah mah, pernah nginep di situ.



HURRAY! Ada wisata edukatif lainnya di Bandung. Hayu atuh sadayana main-main ke museum jangan ke mol mulu, emang duitnya nggak abis? Yah mungkin emang gue frugal aja ya, jadinya mainnya seneng ke yang gratisan. Memang gak tahan kalo liat gratisan.

Nah jadi ngerti kenapa orang-orang negara 4 musim seneng banget kalo udah summer atau liburan ke negara tropis. Alasannya cuma satu : “anget!” Tapi sedih juga ya kalo anget-anget tai ayam. Seperti halnya tinggal di kaki gunung ini, rasanya selalu merindukan kehangatan. Menurut gue, suhu ideal adalah kota Bandung. Bukan Bandung Barat, apalagi Utara. Karena Bandung itu sedikit hangat, tapi sedikit dingin juga. Jadi nggak ada salahnya punya rumah di Bandung kota! :) #mehong dengan demikian, karena cuaca dingin terus, saya sudah siap untuk tinggal di Fukushima, dingin-dingin sambil merasakan hangatnya nuklir.